Santai sejenak ‘dengan Obama’

Saya  copas dari pesan yang masuk di facebook ku dari fb-nya Mualaf Indonesia.

Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokaatuh

Saudara-saudaraku, ada Hadits,” Bersenda-guraulah dan bermain-mainlah. Sesungguhnya aku tidak suka kalau terjadi kekerasan dalam agamamu.”, (HR. Al-Baihaqi)

Dan “Hiburlah hatimu pada saat-saat tertentu.” (maksudnya, adalah hiburan yang tidak melanggar norma agama dan akhlak tentu saja).” (HR. Ath-Thabrani dan Al-Baihaqi),

Serta, “Permudahlah (segala urusan), jangan dipersulit, dan ajaklah dengan baik, jangan menyebabkan orang menjauh.” (HR. Bukhari)

Maka dalam rangka kunjungan Obama ke Indonesia kali ini, ada beberapa cerita tentangnya:

Saya baru mendapatkan jawaban, mengapa Presiden Obama hanya berkunjung 21 jam di RI:

Ia masih taat kepada hukum Indonesia! … Kalau lebih dari 24 jam, harus lapor ke RT-RW setempat … Repot … Apalagi dia sudah nggak punya KK-KTP Menteng …

Lalu:

Konon, begitu sampai di Jakarta hari Selasa lalu (9/11 2010) dan berkendara menuju Istana Negara RI … Presiden Barrack Hussain Obama spontan berkomentar kepada CIA, Duta Besar AS di Indonesia, dan Secret Servicenya:

Obama: Hmmmm … Info kalian salah … Jakarta ternyata tidak macet! … Sama saja seperti saat saya dulu di sini … !

CIA & Dubes AS: ? … ?

… Rupanya … saat beliau lewat, jalan raya DKI Jakarta memang ditutup total untuk beliau …🙂 … Yaa iyalah, Mr. President, … pemerintah Republik Indonesia-DKI Jakarta ‘kan punya slogan, “Kemacetan (Jakarta) hanya untuk rakyat!”?

… Huuuuuuu …😀 … Gimana sih? …

Mari kita sambut baik Presiden Obama, yang bagaimanapun kontroversinya menurut sementara pihak anti-Kapitalisme, anti-Imperialisme, dan anti-Corporatocracy a la Amerika dan sekutunya, mau tak mau, adalah tamu negara RI. Dan tamu – walaupun musuh – yang datang dengan damai dan resmi. pantas dihormati. 🙂

Lagipula, kali ini beliau benar-benar jadi datang bertamu ke Indonesia, setelah dulu mendadak membatalkan kunjungan ke Indonesia!

… Dan omong-omong, alasan pembatalan kunjungan Presiden Obama ke Indonesia dulu, menurut pejabat intel dari BIN (Badan Intelijen Negara) RI yang tak mau disebutkan namanya, adalah karena beliau tersinggung dan marah besar karena protokol undangan Pemerintah RI kepadanya! (*)

… Sebab, undangan resmi ke Presiden Obama di Gedung Putih waktu itu yang seharusnya bertuliskan:

“To His Excellency, President Obama” (kepada yang terhormat Presiden Obama) …

… keliru tulis menjadi: “To His Excellency President Osama” (kepada yang terhormat Presiden Osama) …

Ya terang aja dia marah dooong? Gimana si? 😀

(*) Sumber lain yang kurang terpercaya mengatakan, ternyata bukan salah tulis “President Osama” namun … “President Oma Irama” … … Bagaimanapun juga, dia tetap cukup tersinggung waktu itu, … kabarnya.

Heheheee … Maaf, maaf, cuma becanda …🙂

Barakallahu fii kum (semoga Allah memberkahi kalian semua yang saya hormati).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: