Cita-Cita

Ibnul Qayyim menjelaskan:
Cita-cita yang tinggi adalah sikap tidak mau bertindak tanpa bimbingan Allah, tidak sudi menerima selain Allah, tidak sudi menjual jatah dirinya dari Allah, ingin selalu berdekatan dengan Allah. Tidak sudi menjadi akrab, bergembira, bersenang hati dan bebahagia karena hal-hal yang bernilai rendah dan sifatnya fana’.Cita-cita luhur ibarat seekor burung yang terbang tinggi dibandingkan dengan burung-burung lain.Ia tidak rela mendapatkan posisi yang rendah, hingga ia tidak akan tertimpa kesusahan seperti yang dialami banyak burung lainnya. Yakni burung-burung yang apabila hinggap turun akan diserang oleh berbagai bahaya dari berbagai penjuru. Karena bahaya itu ibarat alat pemutus atau penyambar, biasanya tidak akan mencapai tempat yang tinggi untuk menyambar sesuatu dari tempat tersebut. Biasanya ia menyambar sesuatu dari tempat yang rendah. Cita-cita yang luhur adalah tanda kajayaan. Cita-cita yang rendah adalah tanda kehancuran.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: