Tetaplah Sabar Sampai Tiba Saatnya

Seringkali kita mendengar kaum laki-laki mengucapkan kata cinta kepada kaum hawa. Tentunya kebanyakan belum terikat oleh ikatan yang disahkan oleh syariat. Apakah itu ungkapan yang hanya berdasarkan nafsu belaka ataukah memang dari hati yang paling dalam ?. Yang jelas begitu mudahnya kata cinta itu diucapkan tanpa konsekuen menjaganya

Memang ada yang bilang bahwa kelemahan sebagian wanita terletak pada pendengarannya(betul nggak ya ?). Maksudnya apabila seorang wanita mendapat ungkapan cinta dari lelaki, apabila wanita mendapat rayuan gombal dari lelaki, apabila wanita mendapat sanjungan, pujian dari lelaki, maka wanita itu akan serasa melayang layang bagai diawan, perasaan suka cita akan menghinggapinya, bahkan tak jarang rayuan rayuan itu menusuk sampai ke hati. Walaupun tidak jarang laki laki yang mengungkapkan cinta hanya berdasarkan nafsu belaka yang bertujuan mengejar kenikmatan dunia yang tiada halal baginya. Tidak sepantasnya laki laki memanfaatkan kelemahan wanita untuk mengobral janji janji yang begitu mudahnya terucap yang semuanya hanya janji belaka, yang membuat wanita terlena, yang hanya memberi angan angan kosong pada wanita. Untuk itu muslimah harus waspada terhadap laki laki yang berusaha memanfaatkan kelemahan wanita.

Namun disisi lain ada jauga yang bilang bahwa kelemahan laki laki terletak pada penglihatannya(betul nggak ya…..?). Begitu mudahnya mata melotot sana melotot sini ketika disana ada wanita yang wajahnya “cling” ketika disini ada yang berpakaian seksi ketika diseberang ada yang lebih cantik. Ya begitu mudah sebagian lelaki tergoda oleh pandangan matanya. Makanya predikat “mata keranjang” melekat biasanya pada kaum lelaki.

Akan tetapi untuk laki laki yang benar benar faham akan perintah Allah dan benar benar melaksanakannya tidak akan mengumbar cintanya pada orang yang tiada halal baginya. Tidak akan mengumbar janji yang tiada ia tepati, karena sudah jelas perintah Allah untuk orang orang yang beriman supaya mereka memenuhi janji janjinya. Dan sudah seharusnya predikat “mata keranjang” enyah dari diri seoarng mukmin karena sudah jelas perintah Allah untuk menundukkan pandanagan serta menjaga pandanagn. Begitu juga dengan wanita, tidak sepantasnya permata yang berharga dipertontonkan dimana mana, tidak sepantasnya aurat begitu saja terbuka karena sudah jelas perintah Allah untuk menutup aurat degan sempurna. Persembahkan kesucianmu, permatamu, cintamu untuk orang yang halal bagimu.

Cinta terhadap lawan jenis memang fitrah manusia. Tapi semua itu harus sejalan dengan syariat. bagi yang belum menemukan pasangan , kita harus bersabar sampai dua insan disatukan dalam ikatan suci yaitu ikatan yang disahkan oleh syariat. Ya…… cinta yang terjalin setelah ikatan suci itu yang seharusnya kita pertahankan. Yaitu cinta yang sama sama dilandasi keimanan, ketundukan dan ketakwaan kepada Allah.

Dalam masa penantian untuk menanti pasangan yang halal bagi kita, dengan bersabar untuk tidak zina mata, untuk tidak zina hati, untuk tidak zina tangan dan untuk tidak zina yang menyebabkan pelakunya dirajam menurut hukum syariat, maka ketika suatu saat nanti bertemu dengan pasangan yang halal bagi kita, insya Allah semua akan sangat indah, kebahagiaan yang tiada tara akan kita rasakan. Maka bagi kita yang belum menikah tetap, tetap dan tetap harus “bersabar sampai tiba saatnya”.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: